Laman

Selasa, 09 Oktober 2012

DI SUNGAI BARITO


Kau  ingat perahu kertas yang kita buat dulu?
Dari kertas buku bergaris milik ibu …
“Sttt.. jangan sampai ktauan, ia akan berubah merah!” ucapmu meniru gelagat ibu saat marah.
Kau ingat?
Ya.,, aku selalu menyimpan rahasia itu pada sungai yang kita tumpangi.

Kini ia terapung di sungai Barito. Nduk
Tak sengaja kulihat di telivisi pagi ini. ia membesar seperti hutang negri ini
Diatasnya ada sayuran busuk, dengan ibuk-ibuk bertudung bambu 
“Hei, itu ibu!!,” Teriakku
kebayanya  berwarna merah, dan sedikit sobek dibagian samping.
roknya bergambar batik yang kian pudar..
Dan tudungnya, mungkinkah kau membuat tudung dalam persembunyian dulu?
haha.. kau terlalu.

hei. Kudengar mereka berlayar dari bulan juni
Mencari sayur ke ujung negri
Apa ini,
Tidakkah nyiur kita melambai indah?

Hmm… Nduk, Apa yang kau fikirkan ktika perahu kita mulai tapaki bibir pantai?

Padang, 18 Juni 2012

Tidak ada komentar: