Laman

Rabu, 19 Juni 2013

BADAI

suatu kali aku mengadu pada lengan ibu,
“Bu, tolong tutup kupingku.. mengapa suara badai seperti tertawaan setan?”
Ucapku
Tapi, ibu hanya tersenyum. Melepaskan tanganku dari kupingnya, lalu berujar
“Dengar nak, Tuhan adalah composer music paling ulung”.

Kali lain, aku mengadu pada mata ibu,
“Bu. Tolong tutup mataku. Aku takut menatap pohon itu. Bergoyang seperti iblis kegirangan”
Tapi, lagi lagi ibu tersenyum. Sambil membuka matanya, ia berucap
“Lihat nak, mereka yang sedang asyik bersukur menikmati gelitikan angin. Mereka senang. Sangat lucu.”

Hari lalu, aku mengadu pada perut ibu…
“Ibu, aku kedinginan. Tolong masukkan lagi aku dalam rahimmu”
Tapi, disampingku ternyata ibu sedang bernyanyi.
“Tik tik tik bunyi hujan di atas genting. Airnya turun tidak terkira. Cobalah tengok dahan dan ranting. Pohon dan kebun basah semua.
Tik tik tik bunyi hujan bagai bernyanyi. Saya dengarkan tidaklah jemu. Kebun dan jalan terlihat sunyi. Tiada seorang berani lalu.
Tik tik tik bunyi hujan dalam selokan. Tempatnya itik berenang-renang. Besenda gurau bersenang-senang. Karena hujan berenang renang”
Ia bernyanyi sampai badai henti



Hari ini, badai datang lagi.
Dan aku menyambutnya dengan senyum ibu.
Sambil bernyanyi, lalu berucap
“Kawan, kita ketemu lagi.”

Padang, 19 Juni 2013

SELAMAT ULANG TAHUN



Senja ini, aku sendiri…
Meniup hari-hari kita yang semakin sepi
Tanpa kau yang selalu bernyanyi entah, hingga rumah kita tak pernah nyepi, karena tawa.

Senja ini, aku sendiri …
Memotong tumpukan kenangan kita disini
Menjadi .
“kue pertama untukmu,” menyodorkannya padamu yang selalu tersenyum di daun pintu kita yang usang.
“enak,?” tanyaku, gagap.

Menunggumu memamah kenang, aku Iseng pandangi kita pada leptop bermerek ASUS, yang kau tinggalkan.
Kita selalu membukanya bukan, saat berkumpul menikmati malam.
Bercerita tentang bob marley atau seorang bernama selno gumira.
Akh.. bagaimana caranya mengulang mimpi?
Kau tau,
Ada tawa yang tak kan kulupa
Ada tangis yang selalu kudamba
Ada … ah, kau tentu tau rupanya.


Senja ini, aku sendiri..
Bernyanyi lagu kebangsaan kita,
Sambilnya aku membaca postingan seorang saudara di layar komputer
” UK-KES sekarank ulang tahun ,, meskipun tidak ada acara ,, setidaknya marilah kita berkumpul di sekre tercinta kita ,, !

Saatnya make a wish…

18 Juni 2013

Jumat, 07 Juni 2013

Ibu, Tunggu Aku

Ibu, Tunggu Aku

Tremku laju diantara pasawangan yang masih malu dirayu banyu.
sekarang pukul enam lewat tujuh.
hujan turun sedari subuh
memeluk takbir, lalu bersama mencumbu sajadah.
bahkan sampai salam terakhir sholatku, ia tak kunjung henti bertasbih,
banyu itu.

AKu hendak menjemput ibu.
ia tersesat dalam doanya yang panjang bergulung.
"Ibu rindu bermain bersama lupa. jadi ibu masuk labirin doa"
begitu sms ibu kubaca selesai melipat mukena tuanya.

aku ingat tiga bulan lalu,
ibu mengirimku sms serupa
tapi ketika aku sampai dilereng doa
ibu tengah minum teh bersama temannya, si bunian

hari ini, entah bersama siapa ia bermain ayunan.
ah ibu,
tunggu aku.

Silaiang, 7 Juni 2013