Laman

Kamis, 14 Juni 2012

Padamu


Sebuah surat kulayarkan padamu
Berharap sampai  di tanganmu yang kian layu
Kubuat  berbentuk kapal pesiar, agar kau  mampu menbaca hari
Tengah badai besar disini.

Kau tau, aku terlalu tua untuk mendayung sampan
Aku terlalu lemah untuk berteriak, “putar haluan”
Entah knapa,mungkin karna kau telah tenggelam dalam fikiran.

Dan laut ternyata terlalu lebar dari selembar peta
Terlalu besar dari bentangan atlas dunia
Terlalu panjang dari yang kita bayangkan dahulu
Dan ya. terlalu banyak bajak laut disini.
Hingga aku tak yakin, harus prcaya pada siapa.

Aku hanya mampu membuatnya dari kertas yang trpaksa aku ambil dari tong sampah
Bekas bungkusan lado kitiang agar kau tau betapa miskinnya kita hari ini.
Betapa laparnya anak kita setiap hari
Betapa  tangis cucu-cucumu membangukanku setiap malam
Betapa aku trlalu bingung dengan smua,
 dengan tangis, dengan jerit, dengan hempasan,  dengan laut, dan
dengan kau!


Aku rasa badai ini semakin gila
Tapi aku tak tau kemana kan jelang senja
Mata angin brputar sekenanya, tak jelas lagi arahnya.
                                                                                                                                       
Padang, Juni 2012

4 komentar:

Ferdy al buqhori mengatakan...

bagus kok

ichaaa mengatakan...

makasih

Unknown mengatakan...

Super sekali..........
main2 kesini yo sanak.

ichaaa mengatakan...

oke sanak. :)