Laman

Selasa, 19 Juli 2011

kenali Indonesia lewat Uang Kertas

Uang kertas di Indonesia, saat ini hanya dijadikan sebagai alat tukar. Sangat jarang manusia Indonesia memperhatikan gambar yang terpampang disana. kecuali jika memeriksa keaslian uang itu sendiri. bahkan uang itu digulung dan dibuat remuk ketika ingin ditukar dengan barang belanjaan atau sekadar ongkos angkot. tak jarang ada tangan gatal yang mencoret-coret.

Tanpa disadari, uang kertas memiliki pengajaran sejarah tersendiri. gambar-gambar pahlawan maupun keadaan alam yang dipampang dalam uang kertas sebenarnya sangat mampu untuk mengingatkan kita pada Indonesia. betapa kayanya negri kita. sebagai contoh, pada uang kertas Rp. 100.000,00 baru, terpampang foto bung Karno dan pak Hatta beserta text proklamasinya mengingatkan kita bagaimana susahnya  kemerdekaan yang diperjuangkan hingga akhirnya naskah proklmasi itu dibuat. atau uang Rp. 1000,00 produksi tahun 1992 yang bergambar danau toba didepan dan bato lompat Nias dibelakang, yang mengingatkan kita bahwa Indonesia mempunyai Danau Toba sebagai kekayaan alam, dan tradisi di Nias sebagai kekeayaan alam serta masih banyak lagi. ihal ini seharusnya bisa dijadikan bahan belajar. apalagi dengan keadaan dunia cyber seperti ini, informasi akan dengan mudah didapatkan. data dari uang kertas dapat dijadikan clue untuk mengenali sedikit kekayaan Indonesia.

tapi, nilai uang akan semakin tinggi ketika uang itu sudah tidak berlaku lagii, ketika uang itu sendiri sudah ditarik dari peredaran. penghargaan mulai muncul, padahal sebelumnya uang itu disia-siakan. jika sudah begini hanya orang-orang yang berekonomi diatas rata-rata yang akan menikmati hasil karya BI sebelumnya. karena  tentu harga uang-uang itu akan sangat mahal.

kini, belajar sejarah seharusnya tak menjadi momok yang menakutkan lagi. karena melalui uang kertas saja, kita bisa mendapatkan informasi yang berharga. Museum Bank Indonesia sepertinya dapat membantu kita, untuk mengejar ilmu yang lama ditinggalkan.





Tidak ada komentar: