Laman

Senin, 26 Agustus 2013

BERLARI

Dulu, Betapapun kita berpisah dan kau menjauh,
aku masih menunggumu berbalik dan menebar bunga senyum untukku.
Ya...
Walau inginku terlalu mimpi, anganku tak lelah berdiri tegak di jalan ini.

Di sini kita bertemu
Dan di sini pula akhirnya kita berbagi punggung
menyedihkan ya?
Kau membuat cerita yang menurutku terlalu imaji.
"Kita berbeda!," ucapmu sebelum pergi.
Bukankah perbedaan itu yang membuat kita satu?
Kurasa kau hanya kehilangan akal untuk melucu.

Dan kini kau 'tlah bersamanya.
Apa kau mencariku dalam sosoknya?
yakinlah, aku tak 'kan pernah akan kau temukan pada siapa-siapa
Kau hanya lari.
Tentu hanya lari.
Tapi sayangnya pelarianmu berkenalan dengan nyaman.
Sedang aku di sini masih sendiri,
menunggumu sambil memperbaiki lampu jalan.
Agar kelak jika kau ingin kembali bisa dengan cepat temukan sosokku yang kian habis dimakan rindu.

Tapi, hari ini aku sadar.
Menunggumu sama saja bunuh diri.
Yaa...
Karena akulah yang sebenarnya pelarian, bukan dia.
Untukmu yang lama kurindu,
ktika kau ingin kembali jangan kaget saat tak kautemui aku di situ.
Karena aku 'tlah pergi,
pula sudah matikan lampu.

Tidak ada komentar: