Hei langit,
Apa kabar malammu?
Apa kabar kejoramu?
Apa kabar bulamu?
Kau tahu, aku ingin bercerita.
Turunlah sebentar, duduk disini bersamaku.
Menyeduh waktu.
Sungguh, rupanya aku tak tertarik lagi dengan sorak sorai terompet ini.
Bahkan, pada warna-warni wajahmu nanti.
Entah mengapa, aku ingin memelukmu saja.
Agar tak jadi abu,
Seperti kembang api itu.
Berteriak lalu hilang ditelan sendu.
Menjadi dungu.
AKu, Tak ingin pergi.
Tak ingin beli peti
Untuk simpan engkau jadi masalalu.
Sungguh,
tetaplah disini.
Bersamaku mengejar mimpi
Padang, Januari 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar